Hai mama ketce semua...
Memang mama IIP itu virus tersendiri bagi mama Mia, virus cooking, virus pengasuhan yang baik, virus nulis, bahkan virung nge'blog, yang tadinya babar blas ga paham yang namanya blog jadi diberikan ilmu nge'blog. Seperti malam ini, padahal di tantangan level1 ini mama Mia tidak akan dapat tambahan badge tapi masih aja pengin berbagi story. Meski beberapa hari kemarin sempat off, lagi dapat tantangan GTM dari adek Althar yang hanya mau makan buah saja, dan Alhamdulillah GTM pun sudah lulus.
Bersyukur sekali, pola makan kakak Aiko semakin baik (jangan ngebayangin makan lahap mam) minimal ada perubahan dari sikap mama dan sikap kakak disaat makan yang lebih happy. adek AL pun lulus GTM n-nya setelah 4 hari no makan menu 4* dan maunya hanya buah-buahan saja, dan sekarang lebih lahap.
Hampir tiap hari sedari pagi mendung bergelayut di langit ya mam, meskipun si hujan kadang turun pagi/ siang/ sore atau bahkan malamnya. Melihat rintik-rintik hujan jadi keingat jaman kecil, kalau hujan turun biasanya saya, mbarep perempuan, adik perempuan, kami bertiga melihat hujan dari dalam rumah dan mama dulu sering bilang kalau tetesan hujan di tanah itu seperti tentara berbaris. Jaman dulu mama Mia ga pernah dapat ijin untuk hujan-hujanan maklumlah dua dari tiga anaknya dulu pengidap asma dan bronkhitis (termasuk mama Mia) mungkin itu menjadi penyebab sikap mama yang lebih strick terhadap anaknya. Meski begitu mama Mia pernah beberapa kali juga hujan-hujanan, biasanya saat ortu lagi keluar kota, biasanya mama Mia dan yang mbarep yang jatahnya hujan-hujanan, dan si adek dapet jatah liat dari jendela hahaha. Setelah selesai hujan-hujanan saya dan mbak langsung mandi dan sekujur tubuh diberi minyak kayu putih biar ga sakit maksudnya takut ketahuan.
Ingat serunya, senengnya dan asyiknya hujan-hujanan, membuat saya tersadar sepertinya waktu yang pas untuk mengenalkan asyiknya air hujan pada kakak Aiko, sayangnya si kakak lagi pilek sehingga niat ini di keep dulu. beberapa hari yang lalu si kakak sempat mencicipi asiknya bermain hujan meski masih belum dapat restu dari mama karena si kakak pilek, tapi mama janji nduk "sudah saatnya kakak mendapati senangnya bermain hujan" sabar ya Kak akan ada saatnya. Mungkin ini pula yang menjadi moodboster kakak lebih gampang makannya, biar cepet sehat dan bisa hujan-hujanan. Seperti sore tadi saat mandi kakak Aiko bertanya kembali, dan moment seperti ini biasanya mama gunakan sebagai sounding ke kakak
Kakak : "Mah kalo aiko dah sembuh pileknya boleh hujan-hujanan kan?"
Mama : "Iya sayang"
Kakak : "ini udah sembuh ma pileknya" mastiin mama dengan mengeluarkan ingus yang sudah kering
Mama : "Iya nduk boleh kalo sembuh, asal apa ya nduk?" mama memastikan kakak mengingat kesepakatan yang dibuat
Kakak : "Aiko ga pilek, sehat" bersemangat ceritanya
Mama : "Iya, terus apa lagi inget ndak?"
Kakak : "Maemnya mau kalo meh hujan-hujanan, terus habis hujan-hujanan Aiko mandi,ma hujan airnya dari langit ya mah?"
Mama : "Iya betul sayang, Allah yang nurunin hujan tu buat orang-orang"
Kakak : "Iya, kan meresep ke tanah terus buat minum ya mah?"
Mama : " he'em sayang tapi dibersihin dulu lo sama dimasak"
Kakak : "Direbus mah ndak dimasak"
Mama : "oh iya mama lupa,anak pinter ya?"
Kakak : "Iya, kan meresep ke tanah terus buat minum ya mah?"
Mama : " he'em sayang tapi dibersihin dulu lo sama dimasak"
Kakak : "Direbus mah ndak dimasak"
Mama : "oh iya mama lupa,anak pinter ya?"
Kakak : "Ma aiko hujan-hujanannya mau pake jas hujan ya?"
Mama : "Pakai jas hujan boleh, hujan-hujanan langsung kena air juga boleh, yang penting sehat"
Kakak : "Emoh mah, aiko mau pakai jas hujan aja, nanti kepalanya basah"
Mama : "Ya kan gapapa nanti mandi"
Kakak : "Mandinya pake air hujan ya Ma?minumnya juga pakai air hujan kan ma? jadi air hujan mresep ketanah terus diminum deh, ya kan?"
Mamanya jadi ga sabar nunggu turun hujan, ga sabar ngeliat ekspresi bahagiamu, dan ga sabar menunggu apa si kakak menepati janjinya.
#day12
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#KomunikasiProduktif
#kuliahbunsayiip
Tidak ada komentar:
Posting Komentar