Haloo mama ketce….
Langit hari ini mendung-mendung syahdu, enak buat tidur rasanya, berhubung cuacanya enak mama ngajakin kakak Aiko keluar untuk beli telur ke warung dekat rumah, kebetulan di jalan lihat ayam kate dan setiap liat ayam hawanya kakak Aiko mesti pengen ngejar si ayam karena adek Al pasti akan terkekeh liatnya. Betul saja, saat lihat adeknya ke tawa kakak Aiko menambah kecepatant larinya agar adek bisa lebih ketawa, dan benar saja “GUBBRRRAAAKKK” ga ada angin da ada batu juga di jalan, kakak Aiko jatuh lumayan keras, bangun hanya meringis dan sesampainya di rumah mulai keras tangisannya, yang sakitlah, nanti mandinya piye lah.
Nah mumpung kakak Aiko ngebahas masalah mandi mama coba tanya kembali dengan kondisi yang berbeda. “Kak, nanti kakak mandinya gimana” tanya mama, “Kakak ga mau mandi mah” kata kakak Aiko. “Nah kalau ga mandi kumannya semakin banyak” setelah panjang x lebar akhirnya disepakati kalau sementara kakak sibin (menyeka badan dengan lap basah), dan saat mama tanya ke kakak AIko “Nah kak terus siapa yang nyibin kakak?”, “kakak sendiri lah mah, kan biar hatinya ga bolong (magnet hati)”. Wah senengnya meski kakak Aiko lututnya masih sakit tapi masih mau berusaha mengerjakannya sendiri, meski sibin dan bukan hanya itu saja, ketrampilan lainnya mulai dari ambil handuk, baju, menaruh baju kotor dan menjemur handuk kembali pun dilakukan sendiri. Yeeee akhirnya inilah melatih kemandirian “Disaat kakak bisa menghadapi tantangan dan kesulitan”. Semoga besok lukanya sudah kering ya kak biar kakak bisa jalan dan mandi lagi seperti biasanya.
#HarikeDuaBelas
#Tantangan10hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#Melatih Kemandirian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar