Hallloo Mama ketce…..
Wah kemarin kegiatannya padat merayap dari dini hari, sampai-sampai kemarin hanya tidur 2jam, WeOWe ya mams berasa artis aja. Kadang artis aja ga sampai segitunya yang ini cuma ibu rumah tangga pula ha-ha-ha, jadi gini mams kemarin banyak kegiatan yang menjadi dateline untuk kegiatan lainnya jadi mau ga mau ya musti dirampungin dan karena kemarin tepar jadi baru bisa nyempetin ini, dan bentar lagi juga musti bergulat dengan aktivitas malam apalagi kalo bukan setrika dan prepare masak buat besok.
Seperti yang ada di story sebelumnya mams, jadi setelah melatih kemandirian perihal ketrampilan mandi dan segala persiapannya, Mama nanya ke kakak Aiko, doi mau melatih ketrampilan apa lagi buat belajar mandiri dan dipilihlah ketrampilan makan dan pipis sendiri. Ketrampilan makan sendiri sebenarnya si Mama masih gamang juga karena selama ini menjadi aktivitas yang butuh kesabaran extra, dan baru aja kemarin kakak Aiko mencoba makan sendiri dan ditengah jalan malah maunya nyuapinnya gantian sekali Kakak Aiko terus sekali mama sampai nasinya habis. Tapi karena kakak yang pilih sendiri ketrampilan yang mau dilatih ya Mama Mia harus percaya dong kalau kakak bisa,melihat pola makan sebelumnya untuk ketrampilan ini sepertinya kakak Aiko akan menghadapi tantangan dan kesulitan extra jadi butuh semangat extra juga inih. Dan berharap semoga Mama Mia yang sumbu pendek ini bisa memberikan suasana yang Fun untuk melatih ketrampilan yang kedua.
Jeng jeng jeng, dimulai dari makan pagi dengan menu mie dan telur dadar. Biasanya anak-anak anak pasti dulong suka sama mie, kalau kakak Aiko mah beda tiap makan harus berganti menu dan interest sama makanan itu yang doi suka tapi lama ga makan. Kakak Aiko mulai menggaruk kepalanya tanda doi sudah males makan sebenernya, dan sudah ½ jam tapi nasi yang ada di piring masih ada setengah porsi lebih. “Ayuk kak dimakan, biar sehat kan makanannya banyak gizinya” Kakak Aiko malah garuk-garuk kepala lagi, setelah diingatkan yang entah ke beberapa kali baru lanjut makan dengan nasi yang diambil hanya sedikit-sedikit, rasanya mulai bergejolak pengen nyuapin aja, dan setelah atur nafas dibiarkanlah dan akhirnya “makan yang banyak nduk, tuh telurnya dihabisin ntar kalo Kakak kenyang ya udah”, trus malah dijawabin “Mah Aiko udah kenyang” glekkk lha dalah sepertinya salah pilih kata-kata inih.
Makan siang dan makan 11-12 dari makan pagi, hanya saja bedanya si kakak lebih Fun mungkin karena moodnya sudah lebih baik. Meski di tengah jalan selalu ada kata-kata “Mah kok ga habis-habis makannya?”,”hueeekk”, tapi bersyukur porsi makan yang disediakan mendekati habis dan setelah makan pun Kakak mau mengambil nasi-nasi yang jatuh di lantai dan menaruh piring ke meja lagi karena untuk ke tempat cuci masih terlalu tinggi tempat cucian piringnya. Semoga hari-hari kedepan kita lebih semangat ya kakak
Nah untuk BAK Kakak masih sedikit kesulitan, untuk cebok sendiri sudah bisa yang masih sedikit kesulitan untuk membersihkan kencingnya agar kamar mandi tak berbau pesing pasalnya model kamar mandi Mama yang tanpa bak mandi sehingga sebelum BAK harus menyediakan air terlebih. Untuk ketrampilan BAK ini Mama sebenarnya ingin membuat kamar mandi support untuk kakak Aiko latihan BAK.
Bismillah ya kakak kita belajar bersama, semoga selalu dimudahkan belajarnya.
#HarikeLimaBelas
#Tantangan10hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#Melatih Kemandirian
#HarikeLimaBelas
#Tantangan10hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#Melatih Kemandirian

Tidak ada komentar:
Posting Komentar