Hai Mama ketce….
Wah malam ini rencananya mau rapel tugas tp ga jd,agak keteteran dengan pelaporan tantangan yang diberikan setelah kemarin banyak waktu yang tersita karena mempersiapkan lamaran adek wedok, dan efeknya lumayan beruntun mungkin karena kecapean suara Celine Dion nya berubah menjadi suara kodok 😂😂. Dan setelah badan mulai enakan malah lanjut lagi dan ini nih yang paling sakit eng ing eng kambuhnya si ambien, jadi saat hamil kakak Aiko munculah si ambien ini, kali ini paling parah karena total ga bisa apa-apa (seharusnya), tapi berhubung punya krucils ya mau ga mau tetaplah meskipun untuk kakak Aiko semenjak tantangan ke 2 berlatih kemandirian banyak yang sudah bisa dilakuin sendiri, seperti mandi, makan sendiri, kalo untuk BAK sendiri masih kadang-kadang tergantung mood tapi kalo buat adek Al ya tetaplah yang namanya nyuapin, mandiin dan kadang kalau cinta gendong huhuhu sakitnya tuh disini.
Tapi dihari tantangan ke 9 ini belum kambuh, cuma buat laporannya yang sudah xixixi. Day 9 ini masih stay at home nemenin duo A, hari ini si adek bermain di dapur kardusnya kakak, si adek lagi bermain hiasan kue tart yang dikumpulkan si kakak (si kakak sukaknya hiasan tartnya dibanding rotinya). Si kakak yang sedari tadi bermain jual-jualan menghampiri Adeknya, Mama bertanya “Kakak mau main sama-sama adek?” Kakak Aiko menjawab iya, “Kak adek Al kan belum bosen tuh main patung-patungnya, nah kalo Kakak mau main juga bilang dulu sama adek Al kan Adeknya belum bosen main itu dan mainnya juga harus sama-sama ya, kakak menyetujuinya.
Mama mencoba berfikir, gimana ya biar mainnya tetep banyak belajarnya juga?. Idepun datang, kakak Aiko memang lagi suka bermain peran, seoalah-olah menjadi siapa atau seolah-olah sedang membacakan buku dan menceritakan sesuai dengan pemahamannya terhadap buku cerita yang biasa dibacakan ( jadi seolah-olah seperti pendongeng, padahal kakak lagi sendirian). Mama membuka permainan peran, “ halo saya kuda pony nama saya pinky pay, kamu siapa?”. Ceritapun mengalir, kakak memainkan beberapa peran dan Mama melipir jadi seksi dokumentasi saja membiarkan kakak membangun imajinasinya, melatih kemampuan bahasanya sambil sesekali digangguin adek Al (nah kalo ini proses kakak Aiko belajar sabar).
Malam Mama membuat bumbu untuk ungkep ayam, kakak Aiko yang belum tidur sedang bermain bersama papa dan beralih mendekati mama yang hampir selesai menguleg bumbu, dan kakak Aiko katanya mau buat bumbu juga, untungnya ada susah beberapa bahan yang sudah bersih, Mama memberikan beberapa bumbu yang boleh dipakai (bawang, jahe, garam). Aiko memang selalu suka kegiatan-kegiatan Mama, mualai usia 18m kakak sudah suka “bantu-bantu” yang Mama bisa kelar 1 jam jadi 4 jam kalo dibangun hahaha, tiap Mama cuci baju, jemur baju, menyapu, mengepel, hingga memasak selalu minta bagian, seneng sih si anak gampang disambi cuma kalo lagi pas buru-buru bisa gagal tepat waktu, tetep banyakan senengnya sih. Semangat belajar nak semakin banyak kau tahu semakin luas ilmu yang kau punya.
#Hari_ke_9
#Tantangan_10_Hari
#Kelas_BunSay_IIP3
#Familly_Project
#Game_Level_3
#Kami_Bisa
#Hari_ke_9
#Tantangan_10_Hari
#Kelas_BunSay_IIP3
#Familly_Project
#Game_Level_3
#Kami_Bisa


Tidak ada komentar:
Posting Komentar