Assalamualaikum...
Di level 9 ini lagi mupeng bikin sesuatu ni mam. Beberapa hari yang lalu sebenernya pengen buat perabot rumah untuk pelengkap kakak Aiko mainan barbie. Tetep sih bahannya dari barang yang ada di rumah. Pingin banget bikin tempat tidur, kursi, dapur mini banget untuk barbie, mumpung ada sisa bahan juga seperti kain perca, flanel, dakron dan sisa kardus. Sayangnya kondisi badan tetiba minta haknya alias agak ngedrop dan mau gak mau butuh istirahat lebih. Apalagi si kakak juga mulai pilek juga tertular Mama, jadi lebih ngelendot deh. Kalau kondisi adek Al baru tahap bersin-bersin, semoga weekend ini semua fit jadi bisa melakukan kegiatan yang tertunda, kalau Mama pribadi sih tetep pengen membuat perkakas barbie tadi ha-ha-ha.
Di level 9 ini lagi mupeng bikin sesuatu ni mam. Beberapa hari yang lalu sebenernya pengen buat perabot rumah untuk pelengkap kakak Aiko mainan barbie. Tetep sih bahannya dari barang yang ada di rumah. Pingin banget bikin tempat tidur, kursi, dapur mini banget untuk barbie, mumpung ada sisa bahan juga seperti kain perca, flanel, dakron dan sisa kardus. Sayangnya kondisi badan tetiba minta haknya alias agak ngedrop dan mau gak mau butuh istirahat lebih. Apalagi si kakak juga mulai pilek juga tertular Mama, jadi lebih ngelendot deh. Kalau kondisi adek Al baru tahap bersin-bersin, semoga weekend ini semua fit jadi bisa melakukan kegiatan yang tertunda, kalau Mama pribadi sih tetep pengen membuat perkakas barbie tadi ha-ha-ha.
Sudah setengah bulan ini si kakak lagi suka bermain gaun ala princess dan jual-jualan, itu agenda permainan hampir tiap hari dilakoninya. Kalau bermain ala princess gitu sebenarnya sudah dari usia -/+ 2 tahun. Semakin kesini semakin banyak imajinasinya. Diawal suka princess ala-ala jatuh hatinya dengan Elsa di film frozen dan sekarang suka dengan semua princess, dari snow white, bell, mermaid, entahlah siapa lagi. Si kakak pun mulai bertransformasi. Mulai dari menggunakan seadanya karena belum punya gaun hanyai pakai baju biasa dengan kerudung Mama dijadikan rambut, sarung tangan menggunakan sarung tangan kalau berkendara dengan motor, jubah menggunakan pembungkus mukena, setelah komplit si kakak menari-nari mengikuti video lagu frozen. Berbeda lagi setelah dapat lungsuran gaun, sekarang si kakak senang menggunakan gaun, kerudung sekarang dijadikan jubah karena syarat jubah sekarang harus “nglampreh” katanya (panjang sampai jatuh di lantai), memakai mahkotanya kemudian kakak mulai mengokohkan salah satu princess idolanya. Seolah-olah kakak sedang bermain peran. Kalau siang ini setelah Mama curi-curi dengar, kakak sepertinya sedang jadi snow white, yang pingsan setelah memakan apel dari ibu ratunya yang menyamar menjadi nenek penjual apel.
Hampir setiap hari seperti itu, ada saja yang dilakukannya, benar ternyata anak memang sudah kreatif. Hanya “kita” terkadang membatasi karena banyak yang dikhawatirkan, mulai dari membahayakan, takut berantakan, takut kotor dan lain-lain. Atau bahkan karena kita menganggap yang sudah lazim atau biasa adalah yang benar. Aaahhh kalau lagi nyadar gini si emak melowww, tapi pas lagi naik duh duh duh bisa khilaf.
Sayangnya ngubek-ubek foto jaman bahula kok gak nemu gegara hp ganti dan fito sudah pindah dilaptop yang sekarang lagi mati a.k.a rusak 😅😅.
Sayangnya ngubek-ubek foto jaman bahula kok gak nemu gegara hp ganti dan fito sudah pindah dilaptop yang sekarang lagi mati a.k.a rusak 😅😅.
#tantangan 10 hari
#game level 9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
💡💡🍁🍁⭐⭐🍁🍁🌱🌱🌱🌱🍁🍁⭐⭐🍁🍁💡💡

Tidak ada komentar:
Posting Komentar