Halaman

Kamis, 02 Agustus 2018

Level 9-Day 3 "Timbangan Ala Kadarnya"




Assalamualaikum.....

Seperti biasanya ada yang ingin diceritakan, kali ini kebiasaan kami membawa kakak Aiko ke dalam segala aktivitas. Jadi sejak kami memutuskan untuk hidup mandiri (ditinggal dirumah sendiri), sejak itu pula kakak Aiko ikut dalam segala aktivitas kami. Baik kegiatan rumah yang saya lakukan sendiri seperti mencuci, bersih-bersih rumah, memasak maupun kegiatan yang dilakukan dengan pak suami seperti berbelanja bulanan baik kepada maupun ke swalayan.

Kami tidak memiliki asisten rumah tangga dan beraktifitas diluar pun juga menggunakan motor sehingga si kakak selalu diangkut kemanapun. Eh ada juga faktor utamanya karena pak suami kalau keluar suka boyongan sedangkan kalau ditinggal di rumah hanya dengan anak yang masih ASI tidak berani. Karena kebiasaan itu si kakak (jaman dahulu) sekarang kakak dan adek jadi suka melakukan aktifitas yang dilihatnya di rumah. Dan paling idola adalah aktivitas jual-jualan yang bisa dilakukan tiap hari. Pantesan saja setiap beli dimana pun si doi selalu melihat proses jual belinya, bahkan kalau dikasih si kakak selalu minta gendong demi melihat bagaimana proses pembayarannya.

Hari ini stok beras habis, dan kami memang berencana untuk membeli di warung langganan. Kebetulan warungnya sudah tutup jadi kami putar arah menuju rumah si pemilik warung (karena dirumah pun melayani pembelian). Ternyata mulai dari beras sampai timbangannya berada di lantai sehingga si kakak dengan mudah mengamati cara menjual beras dan proses menimbang beras. Hemm hasil dari pengamatannya ternyata esok harinya kakak Aiko minta dibuatin timbangan untuk jual-jualan. Mama sempat browsing membuat timbangan, sebenernya udah tertarik sama timbangan yang dibuat dari toples, timbangannya menyerupai timbangan yang sering digunakan untuk para baker alias yang suka bebikin cake. Karena difikir-fikir prosesnya lama akhirnya cari ide yang gampang. Efek ngebayangin posyandu munculah ide menimbang dengan hanger yang digantung hingga di kedua sisi ujung nya bisa untuk menimbang.

Awalnya sih si kakak juga bingung karena belum pernah melihat timbangan seperti ini (karena dilingkungan sini posyandunya menggunakan timbangan tidur dan berdiri). Dijelaskan masih belum ngeh juga kalau harus berimbang ujung nya menunjukan barang yang ditimbang sudah sesuai beratnya. Mulai dari susu, perkakas mainan dan bawang putih Mama juga jadi korban. Dan akhirnya sedikit-sedikit si kakak paham bagaimana proses menimbang menggunakan hanger.



Hanya sebentar, namanya juga anak-anak yang katanya memang sudah kreatif, setelah berkutat dengan timbangan kayaknya mulai bosan. Akhirnya si timbangan kakak malah gunakan jadi rumah hewan. Entahlah binatang apa yang sedang dilakoninya. Saat mau keluar dari samping katanya, si hewannya lagi mau makan

#tantangan 10 hari
#game level 9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative


💡💡🍁🍁⭐⭐🍁🍁🌱🌱🌱🌱🍁🍁⭐⭐🍁🍁💡💡

Tidak ada komentar:

Posting Komentar