Assalamualaikum...
Di evel 9 ini sepertinya saya lebih sering bercerita tentang role keluarga kami dan itu telah berjalan hingga sekarang. Saat ini saya ingin bercerita bagaimana kebiasaan kami untuk emmenuhi kebutuhan mainan anak. Seperti yangbkita tahu mainana sangat lekat engan dunia anak. Meski demikian kami (saya dan ayahnya) memang jarang membelikan mainan. Pernah tapi tidak sering. Entahlah apa penyebab pastinya, kadang karena agar tidak membiasakan membeli mainan setiap meminta, kemudian karena namanya juga menganggur dan sedikit menyukai hal yang berbau membuat pernak-pernik termasuk membuat mainan si kakak. Awalnya setiap kakak meminta mainan yang memang Mama bisa membuatnya dengan versi yang lebih simpel, Mama terkadang menyarankan bagaimana kalau kita membuat saja, lama kelamaan kakak sering mengusulkan untuk membuat mainan yang Lama-kelamaan hal itu menjadi kebiasaan. Hingga saat kakak menginginkan sesuatu pasti nanya dulu “Mama bisa bikin ga ma?” Dan saat mama bisa membuatnya si doi bilang “nanti bikin aja ya”. Meskipun sampai sekarang ada beberapa hal yang masih belum terealisasi membuatnya yaitu baju frozen dan ekor mermaid.
Si kakak sekarang ini berusia 4,5 tahun, rencananya baru tahun depan diikutkan TK. Nah mumpung masih ada waktu 1 tahun lagi untuk belajar dan bermain di rumah. Sebenarnya baru beberapa Minggu ini diterapkan kegiatan bermain dan belajar kepada kakak Aiko, salah satu temanya bernyanyi, menari. Meski tema hari itu bernyanyi dan menari, si kakak yang suka jual-jualan tetap saja mengeluarkan mainan yang bisa dijadikan berjualan. Jadi bermain sesuai tema hanya sebagian waktu saja sesuka kakak, dan selebihnya kakak lebih suka berjualan. Dari berjualan bersama Mama sampai berjualan sendirian. Atau memakai gaunnya dan suka berdandan ala princess dengan atribut seadanya. Namun sepertinya siang ini berbeda, si kakak ga hanya pakai baju princess (sebutannya untuk gaun), ternyata memakai baju Mama yang ada di jemuran belakang, baju jadi double-double makainya berasa cuacanya sedingin di luar negeri padahal siang itu hot banget. Ini kode mau ke luar negeri atau mau jadi fashion disgner? Pas ditanya lagi ngapain sih, si kakak katanya lagi jadi model hahaha. Amin aja lah ya semuanya.
Saat kakak berjualan, Mama mendadak menyanyi agar disambung liriknya oleh kakak Aiko, dan benar saja si kakak langsung menyambung liriknya. Bukan kakak saja ternyata si adek Althar juga ikut-ikutan meski hanya “hahu yak Emm ” dan DeeLeL. Saat kakak mulai menyanyi Mama mencoba memukul kaleng, nah kakak yang melihat kaleng yang dipukul mengeluarkan bunyi saat kakak menyanyi, langsung berinisiatif menurunkan kaleng yang lainnya. Kakak minta Mama menyanyi lagu “Helly”, kakakpun mulai memukul-mukul kaleng yang sudah dijejer dari ukuran besar hingga kecil dan ternyata bukan hanya kaleng tapi tempat biskuit berbahan atom pun ikut turun. Nggak ketinggalan si adek ikut antusias mengambil pensil untuk dipukul-pukulkan. Hari ini rame menyanyi dan menabuh kaleng dengan pensil serasa memukul drum dengan stik drum. Semua lagu anak dinyanyikan mulai dari Helly, balonku, hingga lagu bernuansa Islam.
#tantangan 10 hari
#game level 9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative


Tidak ada komentar:
Posting Komentar