Assalamualaikum….
Di hutan yang sangat luas tinggallah kawanan semut dan Monyet. Di hutan yang luas ini semua buah-buahan tersedia. Namun hanya ada 1 pohon pisang, dan itu sering dijadikan objek untuk saling berebut antara monyet dan semut. Akhirnya mereka memutuskan untuk menyelenggarakan lomba, siapa yang sampai di pohon Pisang terlebih dahulu, maka ia bisa memiliki semua pisang yang ada disana.
Monyet tersenyum sambil bergumam pastilah aku uang memenangkan perlombaan ini, bagaimana tidak? Lariku lebih cepat dibandingkan semut. Sembari terkekeh.
“Aku setuju, jawab monyet saat mengetahui jenis lombanya. Pasti aku pemenangnya karena lariku cepat dan semut buka saingan yang pantas untukku.” Monyet berbicara sambil terkekeh.
“Aku setuju, aku ikut..ikut...ikut..” seru kawanan semut bersamaan.
“Baiklah kita akan mulai lombanya, sebelum nya aku jelaskan peraturan lomba terlebih dahulu. Siapapun boleh ikut dan bisa bekerja sama dengan teman agar lebih ringan mengerjakannya. Dan siapa yang terlebih dahulu sampai di pohon pisang, maka buah yang ada disana adalah milik nya semua"
Monyet sudah membayangkan bagaimana memakan buah pisang dengan nikmatnya.
“Monyet apakah kamu ingin mengikuti lomba seorang diri?” tanya musang
“Iya musang, aku hanya seorang diri, aku yakin bisa menyelesaikannya dengan mudah” jawab monyet.
Tentu saja aku seorang diri, jika beramai-ramai maka aku harus membagi pisang itu ke yang lain . Gumam monyet didalah hati.
Dalam hitungan ke 3, monyet dan semut berlari dengan harapan bisa terlebih dahulu sampai ke pohon pisang.
Ternyata jalur lomba lari yang sudah disediakan oleh musang tidak semudah yang dibayangkan oleh semut dan monyet. Banyak rintangan yang harus mereka taklukan. Beberapa sungai harus mereka seberang, beberapa jurang harus mereka lewati selain itu mereka harus menaiki tingginya bukit agar sampai ke pohon pisang.
Awalnya Monyet selalu memimpin pertandingan, namun saat melewati sungai monyet kebingungan. Apa yang harus dia lakukan. Sedangkan kawanan semut dengan kerjasama bisa membentuk ketapel raksasa dan bisa melontarkan mereka melewati sungai. Tak hanya itu, saat melewati bukit mereka pun bekerja sama. Seekor semut akan menggendong semut lain yang kelelahan sehingga mereka tidak perlu menunggu jika ada semut yang merasa lelah untuk berjalan.
Dengan susah payah Monyet berhasil menyeberang sungai, dan dengan tenaga yang masih tersisa ia menaiki bukit yang cukup terjal.
“Huuffttt melelahkan” monyet duduk sambil menyeka keringat yang bercucuran
“Haiii monyetttt….” Semut dengan muka sumringah menyapa saat akan menyeberang ke lautan.
“Aku lelah semut..” kata monyet tiba-tiba.
“Ayolah kurang satu rintangan lagi” ajak semut memberi semangat.
Melihat jurang yang ada, monyet merasa kehabisan akal untuk loncat kesana. Sedangkan dengan bekerja sama, sebagian semut membentuk jembatan, agar yang lainnya bisa ikut menyeberang. Sedangkan sisa semut yang lainnya, membentuk ketapel agar bisa melontarkan melewati jurang yang ada.
Semut pun bisa sampai terlebih dahulu, sedangkan monyet bukannya sampai malah masuk ke jurang. Dan bukannya pisang yang didapat tapi beberapa luka yang hinggap.
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
ππ΅ππ΅ππ΅ππ΅ππ΅ππ΅ππ΅ππ΅ππ΅ππ΅ππ΅
Tidak ada komentar:
Posting Komentar