Halaman

Selasa, 25 September 2018

Review Presentasi dan Belajar Kemandirian Day 1


Assalamualaikum…

Lama tidak bersua sepertinya. Eehhhh ternyata sudah sampai Bunsay Game Level 11 aja. BUNSAY kali ini berkaitan dengan fitrah seksualitas. Apa, bagaimana dan mengapa fitrah seksualitas itu ada pada dirinya kita. Bagaimana kaitannya dengan kehidupan sekarang.
Namun level ini berbeda sekali dengan level-level sebelumnya.

Biasanya kita praktek dengan objek keluarga kemudian melaporkan apa yang terjadi. Namun kali ini mengenai fitrah seksualitas, tugas ini akan dimulai dengan dibentuk grup. Setiap grup terdiri dari beberapa orang kemudian akan mempresentasikan materinya masing-masing mengenai fitrah seksualitas. Dan tugas kita mereview diskusi setiap kelompok yang nantinya dipostkan sebagai tugasnya.

Seharusnya setiap hari ada 1 post review presentasi. Namun sayangnya ada sedikit kegiatan yang cukup menyita waktu, saat diskusi saya berusaha mengikuti, di akhir diskusi sepat galau antara mereview atau menyusun presentasi kelompok kami yang akan tampil esok harinya. Dengan berbagai pertimbangan saya akhirnya membuat slide untuk presentasi kelompok (khawatir besok suasana rumah a.k.a krucils tidak bisa disambi). Eh ternyata besoknya suamik sakit, disusul krucils pada batuk dan terakhir emaknya juga ngedrop. Dan chat WAG yang tinggi sekali jadi butuh semangat yang lebih tinggi untuk memilah-milah, meskipun secara sekilas mengikuti beberapa persentasi. Dan beberapa persentasi sangat berkesan karena pembawaan materinya yang ketceh...😘😘. Oke kita mulai review dari kelompok 7 yang mempresentasikan pertama.

REVIEW : KELOMPOK 7
Pendidikan Fitrah Seksualitas

Kelompok 7 mempresentasikan materi mengenai Pendidikan Fitrah Seksualitas pada tanggal 20 September 2018, pukul 20.00 - 21.00WIB.

Kelompok pertama yang merupakan kelompok 7 terdiri dari 5 personil :
  1. Hernawatiningsih
  2. Mirsa Kristiningtyas
  3. Nut’ih Kamalia
  4. Dhita Utami
  5. Rina Suhartini
  6. Suci Rahayu

Diawal waktu, kelompok 7 membuka persentasi dengan materi dari ustadz Harry Santosa mengenai "Combating Pornography". Yang mana disampaikan bahwa materi tersebut hasil dari beliau diundang bu Elly Risman untuk menghadiri Seminar "Combating Pornography”. Paparan riset bu Elly Risman selama 10 tahun menemukan bhw 97% anak usia 12-16 thn telah terpapar pornografi.

Seminar ini sesungguhnya ingin memberikan bukti ilmiah bahwa kecanduan pornografi telah menjadi bencana nasional, dan lebih berbahaya dari narkoba, maupun miras dan judi. Seharusnya ada badan nasional yang seperti BNN yang mengurusi kecanduan non narkoba, termasuk kecanduan games dll. Namun sayangnya perhatian terhadap permasalahan ini masih belum seperti yang diharapkan.

Meskipun dalam seminar sudah disinggung oleh Bu Elly Risman bahwa solusi terbaik adalah penguatan dari dalam rumah dan solusi lainnya adalah mengembalikan dan membangkitkan fitrah seksualitasnya.

Ada beberapa hal tentang fitrah seksualitas yang dijelaskan oleh kelompok 1 saat presentasi.
  1. Pengertian Fitrah seksualita


  1. Mengapa fitrah seksualitas perlu dibangkitkan,
Jelas perlu, agar tidak salah kaprah hidupnya, tidak salah bersikap dan bertindak, agar bersikap dan bertindak sesuai gender masing-masing.
  1. Tantangan yang dihadapi berkaitan dengan gender

  1. Dan tahapan pendidikan seksualitas pada anak



Presentasi kelompok 7 baik mengenalkan kita tentang membangkitkan fitrah seksualitas pada anak, dengan penjelasan yang mudah diterima dan dimaknai. Mengenai Tantangan berkaitan dengan gender jaman now dan juga tahapan pembangkitan fitrah seksualitas agar tuntas dan tidak menjadi pencetus penyimpangan fitrah seksualitas.

Presentasi dibuka oleh moderator Mba Mirsa Kristiningtyas dan dijelaskan oleh 2 pemateri yaitu Mba Hernawati dan Mba Rina Suhartini. Penjelasan yang diberijan cukup mudah dipahami, dan bagi saya sendiri seperti mengetuk dan menyadarkan betapa pentingnya membangkitkan fitrah seksualitas ini. Waktu yang terbatas (1 jam) sedangkan waktu yang dibutuhkan dari pemberian camilan  hingga penyampaian materi selama 47 menit (no chat dari peserta). Sehingga hanya memberikan waktu tanya jawab tidak lebih 15 menit, termin pertama dibuka untuk 3 penanya dan sepertinya memang hanya cukup untuk 3 penanya mengingat waktu yang terbatas untuk bertanya.

Ada beberapa pertanyaan yang masuk, dari Mba Yunita Rahma Mba Farizdew Rovanty dan pertanyaan ditutup dengan pertanyaan Mba Miradita. Jawaban yang diberikan dalam menjelaskan hal terkait sangat baik, pemateri cukup baik memahami materi yang dibawakan. Sayangnya hanya satu pemateri yang menjawab dari semua pertanyaan yang masuk. Keaktifan kelompok pun menjadi pertanyaan, hanya 3 orang yang terlihat aktif dalam presentasi ini. Meskipun yang 3 lainnya bisa jadi mempersiapkan di belakang layar, sebaiknya dijelaskan peran-perannya.

#bunda sayang
#fitrah seksualitas
#game level 11

Tidak ada komentar:

Posting Komentar