Assalammualaikum
Mama Ketceh…
Lama tidak bersua nih mama, banyak rutinitas yang ngantriiiinya panjang banget kaya kereta api dan kadang bikin dilema huhuhu...Kali ini mama Mia mau cerita sedikit tentang menu tunggal adek Althar.
Sebenernya adek Al sudah jalan 2 Bulan lebih ber MP-ASI, dimulai tepat di 180 hari mengikuti aturan WHO. 1bulan sebelum adek Al mulai makan Mama update ilmu dahulu tentang ber MP-ASI, mengenai kapan, bagaimana menunya, berapa banyak takarannya, frekuensinya, dan bagaimana teksturnya menurut anjuran WHO. Setelah baca di HHBF Mama mulai membuat daftar menu yang akan dikonsultasikan ke HHBF, terima kasih sudah membantu dan mengedukasi. Mulai ber MP-ASI dengan menu tunggal selama 2 Minggu bagi Mama banyak point plusnya, salah duanya mencoba mengenalkan beragam bahan makanan agar anak tahu rasa aslinya dan selain itu untuk melihat reaksi dari setiap bahan makanan.
Dari perjalanan menu tunggal ada 1 bahan makanan yang sepertinya adek Al alergi, saat Mama membuat menu puree ikan gabus awalnya tidak terlalu kelihatan kalau adek Al alergi, tapi saat diamati di bagian muka terlihat ada bintik-bintik merah di bagian dahi dan setelah di perhatikan secara saksama saat menyusui bintik merah itu merata di muka dan juga di badan, karena memang warna bintik merahnya samar-samar jadi tidak terlalu terlihat kalau tidak dilihat secara saksama.
- BER MP-ASI DENGAN MENU TUNGGAL MAMA MIA
Memulai makan dengan menu tunggal memberikan keuntungan tersendiri bagi Mama dan adek Al, kesempatan ini bisa dijadikan Mama untuk mencoba bermacam-macam bahan makanan jadi si adek Al bisa bisa tahu rasa asli dari setiap bahan makanan, mengetahui jenis bahan makanan yang disuka adek Al (jadi pas GTM menu yang paling disukai adek bisa buat jadi senjata andalan) selain itu yang paling utama bagi Mama pengenalan menu tunggal bisa untuk memberikan informasi ada tidaknya bahan makanan yang memicu alergi, dan perjalanan menu tunggal 14 hari akhirnya ketahuan juga dari semua menu yang dicoba, adek Al alergi sama ikan gabus. Dan perlu diingat bahwa memberikan menu tunggal maximal 14 hari ya mama, 7 hari juga recomend, karena himbauan dari WHO memang langsung menu 4⭐ jadi prinsipnya menyegerakan protein hewani dalam MP-ASI anak untuk menghindari kekurangan energi dan besi. Ingat sekali dulu kakak aiko juga termasuk kelompok ADB (Anemia Defisiensi Besi), kurangnya zat besi yang ada di dalam tubuh, karenanya setelah menu tunggal cuzz menu Al juga langsung 4⭐(karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur).
Menu makan adek Al lebih bervariasi secara komposisi dibandingkan dengan Kakak Aiko dulu karena si Mama sudah update dulu info ber MP-ASI, meski dulu si kakak bahan-bahan makanan lebih bervariasi karena bahan makanan yang baru didengar dan terasa aneh-aneh dibeli, karena beranggapan agar semakin bervariasi menunya semakin mengenal cita rasa tapi akhirnya terhenti setelah dihadapkan dengan perjuangan nyuapin si kakak yang lebih banyak GTMnya atau malah selalu GTM (😭).
- POINT UTAMA BER MP-ASI DENGAN MENU TUNGGAL
- Awal MP-ASI adek Al 2x (pagi-sore), dimana awal porsi 2-3 sdm (30-45 ml) mama dengan tekstur kental (makanan jatuh perlahan jika sendok dimiringkan).
- Pengalaman mama Mia ngobrol dengan mama-mama di lingkungan, banyak berfikiran bahwa awal pemberian MP-ASI adalah buah-buahan, ini pemikiran yang salah kaprah ya mama tapi segerakan pemberian baik protein nabati, sayur maupun protein hewani. Karena terlambat menyegerakan pemberian protein hewani akan membuat ADB, seperti yang sudah dibahas diatas. Karena ternyata kandungan zat besi terbanyak ada di daging-dagingan bukan di sayur mayur mama.
- Hindari pemberian makanan tinggi serat secara berurutan (pagi-sore/sore-pagi) karena pada bayi pemberian makanan yang tinggi serat secara berlebihan akan menyebabkan sembelit dan memperberat kerja sistem pencernaan. Sehingga lebih baik jika pemberian makanan dilakukan secara bergantian kandungannya (selang seling istilahnya dalam bahasa Jawa mama 😉) antara bahan tinggi serat, rendah serat, misal (tinggi serat-rendah serat-tinggi serat-rendah serat) atau bisa juga (tinggi serat-rendah serat-rendah serat-tinggi serat) . Seperti ini contoh menu tunggal Althar.
Day
|
Menu Pagi
|
Menu Sore
| ||||
1
|
Beras Putih
|
TS
|
Karbo
|
Prohe
|
Ayam
| |
2
|
Pir
|
Buah
|
Prona
|
TS
|
Tahu
| |
3
|
Jagung Manis
|
TS
|
Karbo
|
Prohe
|
Mujair
| |
4
|
Tomat
|
Sayur
|
Karbo
|
TS
|
Kentang
| |
5
|
Hati Ayam
|
Prohe
|
Buah
|
Jeruk Baby
| ||
6
|
Brokoli
|
TS
|
Sayur
|
Prohe
|
Ikan Gabus
| |
7
|
Wortel
|
TS
|
Sayur
|
Buah
|
Semangka
| |
8
|
Tempe
|
TS
|
Prona
|
Buah
|
Melon
| |
9
|
Daging Sapi
|
Prohe
|
Prona
|
TS
|
Buncis
| |
10
|
Kuning Telur
|
Prohe
|
Sayur
|
TS
|
Bayam
| |
11
|
Udang
|
Prohe
|
Karbo
|
TS
|
Labu Parang
| |
12
|
Ikan Lele
|
Prohe
|
Prona
|
TS
|
Kacang Hijau
| |
13
|
Buah Naga
|
Buah
|
Karbo
|
TS
|
Ubi
| |
14
|
Ikan Kakap
|
Prohe
|
Buah
|
TS
|
Pepaya
|
Keterangan :
TS = Tinggi Serat
Prohe = Protein Hewani
Prona = Protein Nabati
Karbo = Karbohidrat
Noted : Jadwal menu tunggal diatas hanya contoh ya mama, bisa divariasikan sendiri berdasar kemudahan mencari bahan makanannya dilingkungan tempat tinggal mama, namun hanya prinsipnya saja yang harus sama, okey mama.
- Jangan lupa memberikan cairan yang cukup untuk menghindari sembelit pada bayi ya mama, kebutuhan air pada bayi ditentukan oleh BB (Berat Badan) bayi. Dengan perhitungan “Kebutuhan Air Pada Bayi = 30 X Berat Badan Bayi”, untuk bayi yang masih ASI diberikan setengah dari kebutuhan air karena ASI sendiri sudah mengandung air sebanyak 87,5%.
Contoh BB (8Kg) X 30 = 240 ml, dan untuk bayi ASI kebutuhan air tadi dibagi 2, 120 ml.
Selain untuk menghindari sembelit, air putih membantu membersihkan mulut bayi setelah makan dan membantu mencerna makanan juga mama. Tapi ingat ya, kalau diantara jadwal makan si baby bala-bala haus, tetap tawarkan ASI bukan air putih.
- Menambahkan lemak tambahan pada MP-ASI anak selain pada menu buah, berarti karbo, prohe, prona dan sayur ya mama yang ditambahkan lemak tambahan. Lemak tambahan sendiri dapat berupa minyak goreng (baru bukan bekas), margarin, UB (Unsalted Butter), margarin, evoo, elo, santan dll.
- Boleh menambahkan bumbu aromatik pada menu tunggal (duo bawang, bawang bombay, seledri, daun bawang, sereh, jahe, kunyit, daun jeruk, salam, ketumbar, dsb). Dan menunda pemberian garam, gula, merica dan madu hingga usia 1th+.
- Dalam ber MP-ASI tidak disarankan menggunakan blender jadi lebih baik kalau disaring menggunakan saringan kawat (bisa bikin lengan setrong lo mama, lumayanlah bisa dijadikan variasi olah raga). Kok ga boleh pake blender? kalo yang pernah dibaca sama mama mia penggunaan blender akan mengencerkan teksur makanan, karena adanya penambahan air saat mem- blender sehingga akan membuat bayi sulit untuk naik tekstur (meskipun si adek Al juga lagi susah banget buat naik tekstur MP-ASInya fiuhh).
- Terakhir menurut mama Mia sih, (berhubung si jam dinding sudah diangka 1 WeOWe sudah jam 1 malam dan si Adek pasti bentar lagi minta ngASI) jangan lupa mama selalu mencatat reaksi si baby saat pemberian menu tunggal, reaksi alergi, lahap atau engganya (bisa jadi refrensi saat ber MP-ASI 4), frekuensi pup/BAB baby dan juga teksturnya
Beberapa Pict Menu Tunggal Adek Althar
Sumber Ilmu Mama Mia : FB HHBF (Homemade Healthy Baby Food)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar