Haiii mama ketce….
Wuiiih sudah masuk hari ke-4 dan Alhamdulilla bisa setor tiap hari (lagi berusaha dengan melihat beberapa kendala saat setor tugas di tantangan sebelumnya). Hari ini kakak minta mama menggambar hewan-hewan dibukunya untuk diwarnai, karena gambar sebelumnya sudah habis diwarnai, kakak Aiko lagi semangat mewarnai dengan crayon barunya katanya enakan pakai crayon empuk dibanding dengan pensil warna. Mama menggambarkan beberapa hewan, hasil mewarnai kakak Aiko memang basih belum rapi dan rata sebaran warnanya,
Mama : “Nah, kakak kan udah semakin pinter dan rajin mewarnai to?”
Kakak : “Iya lah, kan nek crayon empuk mah jadi ga cape Aikonya”
Mama : “Nah kak lebih rapi lagi warnany biar tambah keren, tuh kaya kuda poni kan ada warna warninya tuh misalnya mata warnanya beda sama badannya jadi item misalnya apa warna yang lainnya”
Kakak : “Aiko kan belum tau caranya mah” dengan suara sedikit merengek
Mama : “Kan kakak punya bonekanya to, nah dilihat mata kuda poninya warna apa, mata mama nih warnanya apa juga? mau ganti yang lain juga boleh” celetuk mama saat tiap gambar diwarnai dengan satu warna dari badan, mata dll
Kakak : “Aiko ga bisa mah, Aiko kan mau dicaranin dulu” kakak meminta mama mencontohkan
Akhirnya mama memberikan contoh mewarnai mata dan badan hewan, dll yang disesuaikan dengan warna aslinya.
Kakak : “Udah, udah mah aku bisa” katanya langsung mengambil crayon yang saya pegang
Nah ini lah kakak Aiko, awalnya minta dicontohin tapi saat kita mencontohkan kakak bilang bisa. Apalagi saat mama minta warnanya lebih rapi kakak Aiko tidak akan mau dipegangin dan diajari untuk memoleskan warna pada gambar, doi bilangnya sudah bisa. Semenjak itu, warna hewan menjadi warna-warni meski tidak sesuai dengan warna aslinya tapi menjadi lebih berwarna dan semakin membantu motorik halusnya.
Melihat proses kakak Aiko saat belajar mewarnai, sepertinya lebih terlihat gaya belajar visual, karena Aiko tidak puas hanya dengan dijelaskan tapi minta dicontohkan meskipun hanya sebentar. Namun untuk lebih memastikan gaya belajar mana yang lebih dominan Audiotori atau Visual, mama akan mencoba memberikan simulasi belajar lagi. Untuk ciri-ciri dan strategi Gaya Belajar Visual seperti di bawah ini :
Ada beberapa ciri gaya belajar visual
📍 Ciri-ciri gaya belajar visual:
🌷Bicara agak cepat
🌷Mementingkan penampilan dalam berpakaian/presentasi
🌷Tidak mudah terganggu oleh keributan
🌷Mengingat yang dilihat, dari pada yang didengar
🌷Lebih suka membaca dari pada dibacakan
🌷Pembaca cepat dan tekun
🌷Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tapi tidak pandai memilih kata-kata
🌷Lebih suka melakukan demonstrasi dari pada pidato
🌷Lebih suka musik
🌷Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulanginya.
📍 Strategi untuk mempermudah proses belajar anak visual
📝Gunakan materi visual seperti, gambar-gambar, diagram dan peta.
📝Gunakan warna untuk menghilite hal-hal penting.
📝Ajak anak untuk membaca buku-buku berilustrasi.
📝Gunakan multi-media (contohnya: komputer dan video).
📝Ajak anak untuk mencoba mengilustrasikan ide-idenya ke dalam gambar.
#harike4
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kuliahBunSayIIP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar