Alhamdulillah sudah memasuki tantangan Level 5 di kelas bunda sayang, antara terasa dan tidak terasa sebenarnya sudah sampai pada titik ini. Tidak terasa karena tidak pernah menghitung sudah berapa lama, dari kapan mulainya dan hanya mengikuti rules yang ada dan selalu memulainya dengan Bismillah agar selalu dimudahkan atau mungkin efek fullmom tanpa kegiatan lain selain mengurus anak and aktifitas dirumah jadi ga pernah hapal yang namanya tanggal (paling tanggal tua karena terasa isi dompet semakin menipis 😂), boro tanggal hari aja kadang lupa kecuali hari Senin, karena papa harus berangkat kerja setelah kita berweekend (pikniknya emak soalnya). Dan terasa karena perubahan yang dialami dalam kehidupan sehari-
hari, dan perjuangan menulis dan bercerita karena harus mencari-cari waktu dan tenaga untuk menulis, belajar mengenai menulis, dan belajar percaya diri untuk diposting agar bisa dibaca secara umum.
hari, dan perjuangan menulis dan bercerita karena harus mencari-cari waktu dan tenaga untuk menulis, belajar mengenai menulis, dan belajar percaya diri untuk diposting agar bisa dibaca secara umum.
Game level 5 berkaitan dengan membaca dan bagi Mama pribadi ini termasuk tantangan bagi Mama Mia. Why? sebenernya “kadang” Mama membacakan buku untuk kakak sebelum tidur, nah karena tadi ada pernyataan kadang jadi tidak setiap hari karena tergantung situasi dan kondisi. Kok ga gantian Papa yang bacain? Papa pernah bacain buku sesekali, tapi karena pekerjaan yang menuntut Papa untuk pulang malam akhirnya Mama yang sering kebagian bacain buku, kalau nunggu Papa ga akan bisa karena seringnya Papa pulang saat anak-anak sudah terlelap. Emang ga suka baca buku? hehe ngaku lah, kalo Mama orangnya pilih-pilih untuk baca buku, jaman sebelum menikah dan punya anak sukanya baca komik atau novel, dan karena kuliah di Psikologi jadi kadang suka baca-baca buku tentang materi kuliah karena bukunya nggak saklek jadi enak kalau dibaca rasanya bekal apalagi kalau baca psikologi perkembangan atau umum berasa belajar buat bekal hidup 😂😂, nah kalo sekarang sudah jarang baca buku tiap hari dibuka (ceileh gaya bener) dengan rutinitas itu-itu dan malamnya “hayati lelah” paling maksimal baca dari gadget biasanya seputar parenting atau postingan-postingan yang menarik agar si emak terjaga kewarasannya 😂😂. Nah kalo papa itu memang tipe yang ga suka baca, beli buku terakhir >6 bulan yang lalu dan itu aja baru dibaca beberapa lembar karena ujung-ujungnya ketiduran (papa termasuk tipe pelor tiap nempel banyak atau apa ya molor, pelor ya bukan pelakor lho eeeaaa). Jadi emang jarang beli buku, beli sesekali kalo ada pameran atau dirasa suka, karena Mama emang pengen si kakak suka baca, jadi disempetin buat beli buku buat kakak dan bacain sebelum tidur entah tidur siang atau malam atau kalau sikond lagi mendukung, efeknya sering si kakak pura-pura lagi duduk sambil baca buku meski sebenernya belum bisa, dan ini entah karena mulai suka baca atau meniru yang Mama lakukan. Dan dilevel 5 ini kita diminta konsisten dan membuat Family Projet tentang membaca agar terbentuk budaya baca sampai mengupas isi bukunya agar menambah kedekatan dan pengetahuan terhadap anggota keluarga, jadi ga cuma kakak, Mama juga perlu bongkar-bongkar buku yang mau di baca, karena anak pasti meniru apa yang kita lakukan, berubah menjadi baik agar anak mengikuti kebaikan kita. Dimulai dengan membiasakan karena konon katanya Cinta tumbuh karena terbiasa, nah semoga tantangan ini bisa membiasakan untuk dan kakak Aiko membaca. Untuk tugas komplit yang menjadi tantangan bagi Mama seperti ini :
🐜 Jadwalkan _family reading time_
Membacalah dengan anggota keluarga
🐜 Buatlah pohon literasi untuk masing-masing anggota keluarga, rimbunkan pohon tersebut dengan judul buku yang telah dibaca.
🐜 Diskusikan dengan anggota keluarga tentang buku yang telah dibaca, gunakan untuk menambah pengetahuan dan merekatkan hubungan dengan anggota keluarga yang lain.
Untuk jadwal nanti didiskusikan dulu sama kakak Aiko, biasanya kita memilih menjelang tidur karena lebih mudah mengkondisikan aktifitas rumah dan adek Al juga. Untuk pohon literasinya, kita pakai pohon yang ada yang pernah Mama dan kakak Aiko buat untuk tugas pohon cita-cita di rumbel Keker di IP Semarang, masih bisalah digabungkan karena beberapa tempelan cita-citanya dijelasin si adek Al akhirnya sisa pohonnya 😂😂.
Bismillah semoga bisa konsisten melaksanakannya karena ada beberapa PR yang belum Mama dan kakak Aiko selain juga. Selain itu semoga bisa memberikan suasana yang fun di tantangan ini dan setiap harinya.
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingsToChangeIMustChangeFirst

Tidak ada komentar:
Posting Komentar