Halaman

Kamis, 09 Agustus 2018

Level 9 - Day 10 " TRUK SUSU"



Assalamualaikum..

Hari ini sengaja persiapan amunisi perut a.k.a makanan sudah disiapkan sedari pagi buta. Bangun lebih awal karena perlu beberes tempat tidur portable, malam dipakai dan paginya dibereskan. Riweh gini karena kamar masih belum selesai perbaikannya jadi belum bisa dipakai untuk tidur. Ohh ya ada yang tau kenapa saya harus bangun lebih pagi daripada biasanya? Yupp karena anak lanang takut dengar suara tukang bekerja, kalau dirumah minta full gendong. Win-win solution diperoleh dengan cara kita nunut tidur saat siang hari di rumah tetangga hadeh kasihan tetangganya sebenarnya 😅😅😅.


Kakak Aiko dan adek Al tipe yang bisa nyaman ditempat baru, di rumah orangpun ya masih bisa tidur dan mainan seperti biasanya (enggak ikut emaknya inih wkwkwk). Untuk menyamankan kakak dan adek, Mama ga hanya bawa makan saja, tapi juga minum, jajajn plus mainan biar nunutpun tapi ga nambah merepotkan orang yang dinunutin. Adek Mama bawain mobil dan truk. Si kakak Mama bawakan berbie.

Namanya anak-anak, apalagi ini kakak adek yang kadang terasa sibling rivalry. Apa yang dipegang adek kadang diminta sama si kakak, berapa kali Mama bilang untuk ijin dulu ke Adiknya. Ya memang si kakak ijin, tapi setelah ijin barangnya langsung diminta. Katanya si adek udah mengangguk, mungkin si adek mengangguk tapi ga mudeng mengangguk artinya apa ha-ha-ha.

Di rumah tetangga yang baik inipun si kakak sama saja, saat tertarik dengan mainan adek si kakak ijin dan memang adek mengangguk meskipun mungkin tidak paham arti panggilannya. Kakak Aiko langsung mengambil mainan truk milik adek. Adek yang memang suka mainan mobil dan truk langsung meminta kembali truknya, kakak belum mau mengembalikan mainan adek. Diberikan mobil yang lainpun si adek ogah, malah bilang “tek tek tek” katanya menyebut nama truk. Karena di rumah orang ewuh juga bikin keributan padahal ada baby usia 8 bulan di rumah ini 😓.

Melihat mobil truk tanpa container, Mama mencoba memberikan ke adek tapi tetap saja ditolak. Melihat kotak susu UHT yang isinya sudah habis diminum kakak Aiko, Mama memanfaatkan sebagai kontainer truk dan diikatkan di belakang mobil yang ada. Dan iyyes si adek mau dan bilang “tek tek tek”. Ahh Alhamdulillah Mama ga ikut naik tensinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar